Budidaya Bawang Merah Organik Produk Nasa Pare Kediri
10 April 2017
0
comments
BUDIDAYA BAWANG MERAH ORGANIK PRODUK NASA
Budidaya Bawang Merah , [ alium cepa]di dadapkan pada kendala serangan hama danpenyakit,kekurangan unsut mikro dll.yang menyebabkan produksi menurun .PT NATURALNUSANTARA berupaya meningkatkan produksi bawang merah secara kwanintas,kwalitas,dan kelestarian [3K] sehingga petani dapat berkompetesi di era perdagangan beras.
A.PRATANAM
1 .Syarat tumbuh
Bawang merah dapat tumbuh pada tanah sawah atau tegalan ,teksur sedang sampai liat.jenis tanah
Alluvial,Glei humus atau latosol.PH 5,6-6,5 Ketinggian 0-400mdpl,kelembaban 50-70 % suhu 25- 30 c.
2 . Pengolahan Tanah
* Sebarkan pupuk kandang dosis 0,5-1 ton / 1000m
*Diluku lalu digaru [biarkan sekitar 1 minggu
*.Dibuat bedengan dengan lebar 120-180 cm
*Di antara bedengan pertanaman di buat saluran air[canal] dengan lebar 40-50 cm dengan kedalaman 50 cm .
* Apabila PH tanah kurang dari 5,6 diberi dolomit dengan dosis 1,5 ton/ha di sebarkan di atas bedengan dan di aduk rata dengan tanah lalu biarkan 2 minggu.
* Untuk mencegah serangan penyakit layu taburkan GLIO 100 gr [1bungkus glio]di campur 25-50 kg pupuk kandang matang diamkan 1 minggu lalu taburkan di atas bedengan .
3 . Pupuk Dasar
* Berikan pupuk : 2-4kg urea+7-15kg ZA + 15-25kg SP-36 merata di atas bedengan ,aduk rata dengan tanah
* Jika di pakai pupuk majemuk NPK[15 -15-15 ] dosis 20 kg / 1000m persegi.dicampur dengan tanah
di bedengan .
* Siram dengan SUPERNASA yang telah di campur air,merata diatas bedengan dengan dosis 1 botol/ 1000m persegi dengan cara ; alternatif 1: 1 botol supernasa di encerkan dalam 3 liter air [ jadi larutan induk ] ke litermudian setelah 50 air di beri 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan alternatif 2 : setiap 1 gembor [10 liter] beri 1 sendok peres makan suoer Nasa untuk menyiram 5-10 m bedengan
* Biarkan 5-7 hari
4 . Pemilihan Bibit
* Ukuran bibit 3-4gr .umbi telah di simpan 2-3 bulan ,umbi masih dlm iatan [umbi masih ada daunya ,bentuk umbi kompak [tidak keropos] kulit umbi tidak luka [tidak terkelupas dan berkilau.
B . FASE TANAM
1.Jarak tanam
* Pada musim kemarau 15x15 cm varietas llocos.tadayung atau bangkok
* Pada musim hujan 20x15 cm ,varietas teron
2 .Cara Tanam
* Umbu bibit di rendam dulu dengan larutan Nasa + air [dosis 1 tutup / air
* Taburkan Glio pada umbi umbian yang telah di rendam nasa
* Simpan 2 hari sebelum tanam
* pada saat tanam seluruh bagian umbi bibit yang telah siap tanam di benamkan kedalam permukaan
tanah
* Untuk tiap lubang 1 umbi bibit.
C.AWAL PERTUMBUHAN
1.Pengamatan Hama
* Waspada Hama Ulat Bawang [spodopera exigea ],telur di letakan pada pangkal dan ujung daun bawang merah secara berkelompok ,maksimal 80 butir ,telur di lapisi benang benang seperti kapas ,kelompok telur yang di tempulkan pada rumunan tanaman hendaknya di ambil dan di musnahkan pada tanaman bawang lebih sering terserang ulat grayak jenis spodopera exigua dengan ciri garis hitam diperut/kalung hitam di leher kendalikan dengan Virex
* Ulat tanah ,berwarna coklat hitam bagian pucuk /titk tumbuh dan tangkai rebah karena di potong tangkainya.
Kumpulkan ulat pada senja/malam hari jaga kebersihhan dari sisa sisa tanaman atau rerumputan yang jadi sarangnya,semprotkan dengan PESTONA
* Layu fusarium daun bawang menguning,tanaman layu dengan cepat [jawa :ngoler ]tanaman yang di
serang dicabut lalu di buang atau di bakar ditempat yang jauh .prefentif kendalikan dengan GLIO
2 . Penyiangan Dan Pembumbunan
*Penyiangan pertama di lakukan pada umur 7-10HTS dan di lakukan secara mekanik untuk membuang gulma atau tumbuhan liar yang kemungkinan di jadikan inang hama ulat bawang.
* Pada saat penyiangan di lakukan pengambilan telurulat bawang.Tanah di sekitar tanaman di dangir
dan ditutup tanah.bedengan yg rusak dirapikan kebali dengan cara memperkuat tepi tepi selokan
dengan lumpur dari dasar saluran [melem ]
3 .Pemupukan susulan
* Dosis pemupukan tergantung pada jenis dan kondisi tanah setempat ,jika kelebihan urea/ZA dapat
menggakibatkan leher umbi tebal dan umbinya kecil kecil.
*Pemupukan makro 2kali [dosis per 1000m persegi ]
- 2minggu : [ 5-9 kg urea ] +[10-20 kg ZA]+10-14 kg KCL]
- 4 minggu :[3-7 kg urea]+7-10kg ZA]+12-17 kg KCL]
* Campur merata ketiga jenis pupuk ,taburkan di sekitar rumpun atau garitan tanaman dan jangan
sampai terkena tanaman supaya daun tidak terbakar.
* Jika pkai pupuk majemuk NPK [15-15-15] dosis kuran lebih 20 kg] /1000 meter persegi di berukan pada umur 2 minggu .
4 . Pengairan
* Penyiraman dua kali .pagi dan sore hari.penyiangan pagi usahakan sepagi mungkin di saat daun bawang masih dalam keadaan basah untuk menggurangi serangan penyakit .
penyiraman sore di hentikan jika persentase tanaman tumbuh mencapai lebih 90 %
* Air salinitas tinggi kurang baik bagi pertumbuhan bawang.
* Tinggi permukaan air pada saluran [ canal ] di pertanamkan setinggi 20 cm dari permukaan bedengan pertanaman .
2 . Pengelolahan Tanaman
2 .PASKA PANEN
*.Dibuat bedengan dengan lebar 120-180 cm
*Di antara bedengan pertanaman di buat saluran air[canal] dengan lebar 40-50 cm dengan kedalaman 50 cm .
* Apabila PH tanah kurang dari 5,6 diberi dolomit dengan dosis 1,5 ton/ha di sebarkan di atas bedengan dan di aduk rata dengan tanah lalu biarkan 2 minggu.
* Untuk mencegah serangan penyakit layu taburkan GLIO 100 gr [1bungkus glio]di campur 25-50 kg pupuk kandang matang diamkan 1 minggu lalu taburkan di atas bedengan .
3 . Pupuk Dasar
* Berikan pupuk : 2-4kg urea+7-15kg ZA + 15-25kg SP-36 merata di atas bedengan ,aduk rata dengan tanah
* Jika di pakai pupuk majemuk NPK[15 -15-15 ] dosis 20 kg / 1000m persegi.dicampur dengan tanah
di bedengan .
* Siram dengan SUPERNASA yang telah di campur air,merata diatas bedengan dengan dosis 1 botol/ 1000m persegi dengan cara ; alternatif 1: 1 botol supernasa di encerkan dalam 3 liter air [ jadi larutan induk ] ke litermudian setelah 50 air di beri 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan alternatif 2 : setiap 1 gembor [10 liter] beri 1 sendok peres makan suoer Nasa untuk menyiram 5-10 m bedengan
* Biarkan 5-7 hari
4 . Pemilihan Bibit
* Ukuran bibit 3-4gr .umbi telah di simpan 2-3 bulan ,umbi masih dlm iatan [umbi masih ada daunya ,bentuk umbi kompak [tidak keropos] kulit umbi tidak luka [tidak terkelupas dan berkilau.
B . FASE TANAM
1.Jarak tanam
* Pada musim kemarau 15x15 cm varietas llocos.tadayung atau bangkok
* Pada musim hujan 20x15 cm ,varietas teron
2 .Cara Tanam
* Umbu bibit di rendam dulu dengan larutan Nasa + air [dosis 1 tutup / air
* Taburkan Glio pada umbi umbian yang telah di rendam nasa
* Simpan 2 hari sebelum tanam
* pada saat tanam seluruh bagian umbi bibit yang telah siap tanam di benamkan kedalam permukaan
tanah
* Untuk tiap lubang 1 umbi bibit.
C.AWAL PERTUMBUHAN
1.Pengamatan Hama
* Waspada Hama Ulat Bawang [spodopera exigea ],telur di letakan pada pangkal dan ujung daun bawang merah secara berkelompok ,maksimal 80 butir ,telur di lapisi benang benang seperti kapas ,kelompok telur yang di tempulkan pada rumunan tanaman hendaknya di ambil dan di musnahkan pada tanaman bawang lebih sering terserang ulat grayak jenis spodopera exigua dengan ciri garis hitam diperut/kalung hitam di leher kendalikan dengan Virex
* Ulat tanah ,berwarna coklat hitam bagian pucuk /titk tumbuh dan tangkai rebah karena di potong tangkainya.
Kumpulkan ulat pada senja/malam hari jaga kebersihhan dari sisa sisa tanaman atau rerumputan yang jadi sarangnya,semprotkan dengan PESTONA
* Layu fusarium daun bawang menguning,tanaman layu dengan cepat [jawa :ngoler ]tanaman yang di
serang dicabut lalu di buang atau di bakar ditempat yang jauh .prefentif kendalikan dengan GLIO
2 . Penyiangan Dan Pembumbunan
*Penyiangan pertama di lakukan pada umur 7-10HTS dan di lakukan secara mekanik untuk membuang gulma atau tumbuhan liar yang kemungkinan di jadikan inang hama ulat bawang.
* Pada saat penyiangan di lakukan pengambilan telurulat bawang.Tanah di sekitar tanaman di dangir
dan ditutup tanah.bedengan yg rusak dirapikan kebali dengan cara memperkuat tepi tepi selokan
dengan lumpur dari dasar saluran [melem ]
3 .Pemupukan susulan
* Dosis pemupukan tergantung pada jenis dan kondisi tanah setempat ,jika kelebihan urea/ZA dapat
menggakibatkan leher umbi tebal dan umbinya kecil kecil.
*Pemupukan makro 2kali [dosis per 1000m persegi ]
- 2minggu : [ 5-9 kg urea ] +[10-20 kg ZA]+10-14 kg KCL]
- 4 minggu :[3-7 kg urea]+7-10kg ZA]+12-17 kg KCL]
* Campur merata ketiga jenis pupuk ,taburkan di sekitar rumpun atau garitan tanaman dan jangan
sampai terkena tanaman supaya daun tidak terbakar.
* Jika pkai pupuk majemuk NPK [15-15-15] dosis kuran lebih 20 kg] /1000 meter persegi di berukan pada umur 2 minggu .
4 . Pengairan
* Penyiraman dua kali .pagi dan sore hari.penyiangan pagi usahakan sepagi mungkin di saat daun bawang masih dalam keadaan basah untuk menggurangi serangan penyakit .
penyiraman sore di hentikan jika persentase tanaman tumbuh mencapai lebih 90 %
* Air salinitas tinggi kurang baik bagi pertumbuhan bawang.
* Tinggi permukaan air pada saluran [ canal ] di pertanamkan setinggi 20 cm dari permukaan bedengan pertanaman .
D .FASE VEGETATIF [ 11- 35HST ]1 . Pengamatan Hama Dan Penyakit
- Hama Ulat Bawang S .exigua [ lihat diatas]
- Trips,
Mulai menyerang pada umur 30 hst karena kelembaban di sekitar tanaman relatif tinggi dengan susu rata rata di atas normal .daun bawang yang di serang daunya putih mengkilat.seperti perak .serangan berat terjadi pada suhu udara di atas normal dengan ke lembaban di atas 70% jika di temukan serangan ,penyiraman di lakukan di siang hari ,amati predator kumbang macan. kendalikan dengan BVR atau PESTONA. - Penyakit Bercak Ungu Atau Trotol
disebabkan karena jamur Alternatia pori melalui umbi atau percikan air dari tanah ,terdapat bintik lingkaran konsentris berwarna ungu atau putih kelabu di daun ,tepi daun kuning dan menggering.ujung ujungnya serangan umbi busuk kecoklatan jika hujan rintik segera lakuka penyiraman Prefentif taburkan GLIO. - Penyakit olah virus
Pertumbuhan kerdil ,daun mengguning melengkung kesegalah arah ,tergulai serta anaknya sedikit pergunakan bibit bebas virus dan pergiliran tanaman selain glongan bawang - bawanga - Busuk Umbi Oleh Bakteri Umbi jadi busuk atau berbau biasanya menyerang setelah di panen .Usahakan tempat yang kering.
- Umbi busuk atau leher batang oleh jamurBagian yang terserang jadi lunak ,melekuk dan berwarna kelabu jaga tanah agar tidak terlalu becek [ atur drainnase] Prefentif taburkan Glio.Untuk mencegah hama dan penyakit usahakan pergiliran tanaman dengan jenis tanaman lain [ bukan golongan bawang - bawangan ] Pestisida kimia berbagai alternatif terakhir untuk menggatasi serangan hama dan penyakit.
2 . Pengelolahan Tanaman
- Penyiangan ke dua pada umur 30-50 hst.dianggir di bumbun,dan bedengan yang rusak di perbaiki
Semprotkan POC NASA dengan dosis 4-5 tutup /pertangki setiap 7-10 hari sekali.mulai 7 hari setelaah tanam sampai umur 50-55 hari .Mulai hari ke 35 penyemprotan di tambah HORMONIK dengan dosis 1-2 ttp/pertangki.[campur dengan NASA] - Penggairan ,penyiraman 1xperhari pada pagi hari,jika ada serangan trips dan hujan rintik rintik penyiraman di lakukan siang hari.
E.PEMBENTUKAN UMBI 36-50 HST]
Penggamatan HPT sama seperti fase Vegetatif.perlu di perhatikan penggairanya .butuh air cukup di musim kemau .perlu di lakukan penyiraman sehari dua kali yaitu pagi dan sore hari.
F .PEMATANGGAN UMBI [51-65 HST]
Fase ini tidak begitu banyak air ,penyiraman hanya di lakukan sehari sekali yaitu sore hari.
G .PANEN DAN PASKA PANEN1 .Panen
- 60-90% dauntelah rebah ,dataran rendah panen pada umur 55-70 hari dataran tinggi umur 55-70 hari ,panen di lakukan pada pg hari yg cerah dan tanah tidak becek.
- Pemanenan dengan pencabutan batang & daun daunya selanjutnya 5-10 rumpun di ikat menjadi satu ikatan [di pocong ]
2 .PASKA PANEN
- Penjemuran dengan alas anyaman bambu /gedek
- Penjemuran pertama selama 5-7 hari dengan bagian daun menghadap ke atas ,tujuanya mengeringkan daun .penjemuran kedua selama 2-3 hari dengan umbi mengarah keatas ,ttujuanya untuk mengeringkan bagian umbi dari sisa kotoran atau kulit terkelupas dan tanah yg terbawa dari lapangan kadar 80-85% baaru di simpan di gudang .
- Penyimpanan bawang merah di gantungkan pada rak rak bambu ,Aerasi diatur dengan baik ,suhu gudang 26-29 c kelembaban 70-80 % sanitasi gudang.
DESA.PAGU DSN KAUMAN
KEC.PAGU RT.1 RW.1
KEDIRI JATIM
Twitter
https://twitter.com/JokoNasaKediri
Instangram
https://www.instagram.com/tokonasakangaroo/
KEC.PAGU RT.1 RW.1
KEDIRI JATIM
https://twitter.com/JokoNasaKediri
Instangram
https://www.instagram.com/tokonasakangaroo/
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Budidaya Bawang Merah Organik Produk Nasa Pare Kediri
Ditulis oleh DISTRIBUTOR NASA PASAR PAGU KEDIRI
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://jualpupukorganiknasapagukediri.blogspot.com/2017/04/budidaya-bawang-merah-organik-produk.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh DISTRIBUTOR NASA PASAR PAGU KEDIRI
Rating Blog 5 dari 5



0 comments:
Post a Comment