Cara Budidaya Kelapa Sawit
13 April 2017
0
comments
HOME>>JUAL PUPUK ORGANIK PRODUK NASA KALIMANTAN , AGEN PUPUK NASA BORNIO KALIMANTAN ,DISTRIBUTOR PRODUK NASA BALI ,JUAL ONLINE PUPUK NASA BANYUWANGI,BANYUWANGI PUSAT JUAL PUPUK ORGANIK NASA & PRODUK LAINNYA,KEIRI PAGU TOKO SUDJOKO JUAL PUPUK ORGANIK NASA , TANJUNG PAGU KEDIRI,MENANG ,PAGU KEDIRI,WATES ,PAGU KEDIRI,KATANG KEDIRI.
CARA BUDIDAYA KELAPA SAWIT
Menjalankan usaha agribisnis budidaya kelapa sawit [elaeis guineensis jacq]apakah itu orentasi pasarnya lokal maupun grobal ,akan di hadapkan pada tuntutan kualitas produk serta kelestarian lingkungan ,tentunya selain kuantitas produksi. nah...PT NATURAL NUSANTARA dengang bidang angrokopleksnya berusaha berperan dalm upaya meningkatkan produksi kelapa sawit dengan menyajikan pedoman teknis cara budidaya kelapa sawit ini yang selalu mengedepankan aspek kuantitas,kualitas dan tetap menjaga kelestarian lingkungan [ASPEK K3]
SYARAT TUMBUH KELAPA SAWIT
1.IKLIM
Lumayan penyinaran matahari berkisar 5-7 jam / hari
curah hujan tahunan rata rata 1.500-4.000 mm.
temperatur optimal pada 24-280 c.
Ketinggian tempat yang ideal diantara 1-500 mdpl.
Kecepatan anggin rata" 5-6 km/jam untuk membantu penyerbukan.
2 . Media Tanam .
Tanah yang baik yang mengandung banyak lempung ,mempunyai aerasi yang baik dan juga subur.memiliki sistem drainase yang baik,air tanahnya dalam ,solum juga cukup dalam [80 cm ]
pH 4-6 dan tanahnya pun tidak berbatu.
Tanah Latosol Aluvial dan Ultisol ,tanah gambut dataran pantai dan muara sungai juga dapat dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit.
Teknik dan cara budidaya kelapa sawit.
1. PEMBIBITAN KELAPA SAWIT
1.1Pemyemaian
Kecambah di masukan polibag 12 x23 atau 15 x23 cm berisi 1,5 -2,0 kg tanah lapisan atas yang telah di ayak .kencambah ditanam sedalam 2 cm.tanah di polibag haruss selalu lembab ,simpan polibag di bedengan denagn diameter 120 cm.setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun 4-5 helai bibit dipindahtanamkan .
Bibit dari dederan dipindahkan ke polibag 40 x50 cm setebal 0,11 mm yang berisi 15-30 kg tanah lapisan atas yang di ayak .sebelum bibit di tanam ,siram tanah dengan POC NASA 5 ml atau 0,5 tutup per liter air .polibag diatur dalam posisi segitiga sama sama sisi dengan jarak 90 x 90 cm.
1.2 Pemeliharaan Pembibitan
Penyiraman di lakukan dua kali sehari .penyiangan 2-3 kali sebulan atau di sesuaikan dengan pertumbuhan gulma.Bibit tidak normal .berpenyakit dan mempunyai kelainan genetis harus di buang .seleksi di lakukan pada umur 4 dan 9 bulan .
Pemupukan pada saat pembibitan sebagai berikut;

Catatan ; akan lebih baik pembibitan diselingi diselingi/ditambah supernasa
1-3kali dengan dosis 1 botol untuk +400 bibit 1botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter [4000ml]air di jadikan larutan induk tadi untuk penyiraman
2.Teknik Penaman Kelapa Sawit
2.1Penentuan Pola Tanaman
Plola tanah dapat monokultur ataupun tumpangsari Tanaman penutup tanah [legume cover cropLCC]
pada areal tanaman kelapa sawitdangat penting karena dapat memperbaiki sifat siaft ,kimia dan biologis tanah,mencegah erosi,mempertahankan kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan tanaman pengganggu [gulma.]
penanaman tanaman kacang kacangan sebaiknya dilaksanakan segera setelah persiapan lahan selesai.
2.2 Pembubuatan Lubang Tanam
Lubang tanam di buat beberapa hari sebelum tanam dengan ukuran 50x40 cm sedam 40cm .sisa galian tanah atas [20cm] dipisahkan dari tanah bawah.jarak 9x9x9m .areal berbukit ,dibuat teras melingkar bukit dan lubang berjarak 1,5m dari sisi lereng.
2.3 Cara Penaman
Penanaman di awal musim hujan ,setelah hujan turun dengan teratur,sehari sebelum tanam ,siram bibit pada polibag,Lepaskan plastik polibag hati hati dan masukan bibit kedalam lubang .Tabuarkan Natural Glio yang sudah di kembangbiakkan .dalam pupuk kandang selama +1 minggu sekitar perakaran tanaman.segera di timbundengan galihan tanah atas.siramkan poc nasa secara merata dengan dosis + 5-10ml/liter air setiap pohon atau semprot [dosis 3-4 tutup/tangki ].Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPERNASA adapun cara penggunaan supernasa adalah sebagai berikut ;1 botol SUPERNASA di encerkan dalam 2 liter[2000 ml] air di jadikan larutan induk .kemudian setiap 1 liter air diberi 10ml larutan induk tadi untuk pnyiraman setiap pohon.
3 .Pemeliharaan tanaman Kelapa sawit
3.1 Penyulaman dan penjarangan
Tanaman mati di sulam dengan bibit umur 10-14 bulan populasi 1 hektar + 135-145 pohon agar tidak ada persaingan sinar matahari
3.2 Penyiangan
Tanah di sekitar pohon harus bersih dari gulma.
3.3 Pemupukan
Anjuran pemupukan sebagai berikut ;
Pupuk Makro

NB; pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan [september -oktober ]dan kedua di akhir musim hujan [maret- april]
POC NASA
a.DOSIS POC NASA MULAI AWAL TANAM

b. Dosis nasa pada tanaman yang sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POCNASA
Tahap 1.Aplikasi 3-4 kali berturut turut dengan interval 1-2 bln dosis 3-4tutup/pohonTahap 2.Aplikasi 3-4 bulan sekali ,dosis 3-4 tutup/pohon
Catatan ;akan lebih baik pemberian diselingi /ditambah supernasa 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botoluntuk +200 tanaman cara lihat teknik penanaman [poin 3.2.3]
3.4 Pemangkasan Daun
Terdapat tiga jenis pengkasan yaiyu;
a.Pengmangkasan pasir
Membuangan daun kering ,buah pertama,atau buah waktu tanaman berumur 16-20 bulan
b. Pemangkasan produksi
Memotong daun yang tumbuhnya saling menumpuk [sanggo dua] untuk persiapan panen umur 20-28 bulan .
c.Pemangkasan Pemeliharaan .
Membuang daun daun songgo dua secara rutin sehingga pada pokok tanaman hanya terdapat sejumlah 28-54 helai.
3.5 Kasstrasi Bunga
memotong bungga bungga jatan dan betina yg tumbuh pada waktu tanaman berumur 12-20 bulan
3.6 .Penyerbukan Buatan
Untuk mengoptimalkan jumlah tandan yang berubah di bantu penyerbukan buatan oleh manusia atau serangga .
a. Penyerbukan oleh manusia
Dilakukan saat tanaman berumur 2-7 minggu pada bunga betina yang sedang represif [bunga betina siap untuk diserbuki oleh serbuk sari jantan ] ciri bunga represif diserbuki oleh serbuk sari jantan ].
ciri bunga represif adalah kepala putik terbuka,warna kepala putik kemerah merahan dan berlendir.
Cara Penyerbukan ;
Bak selundan bunga.
Campurkan serbuk sari dengan talk murni [1;2]serbuk di ambil dari pohon yang baik dan biasanya sudah di siapkan di laboratorium ,sermprotkan serbuk sari pada kepala putik dengan menggunakan baby duster/puffer .
b.Penyerbukan oleh serangga penyerbuk kepala sawit serangga penyerbuk Elaeidobius camerunicus tertarik pada bau bungga jantan.serangga di lepas saat bungga betina sedang represif keunggulan cara ini adalah tandan buah lebih besar ,bentuk buah lebih sempurna ,produksi minyak lebih 15 % dan produksi inti [ minyak inti ] meningkat sampai 30%
4. Hama dan Penyakit Kelapa Sawit
4.1 Hama
a. Hama Tungau
penyebab ; tungau [ oligonychus] bagian diserang adalah daun .gejala daun menjadi mengkilap dan berwarna bronz.penggendalian ; semprot pestona atau natural BVR.
b.Ulat Setora
Penyebab;setora nitens Bagian yang di serang adalah daun Gejala daun di makan sehingga tersisa lidinya saja.
penggendalian ; penyemprotan dengan PESTONA .
4.2 Penyakit
a.root Blast
Penyebab ;RHIZOCTONIA LAMELLIFERA dan Phythium sp bagian di serang akar.gejala;bibit di persemaian mati medadak .tanaman dewasa layu dan mati.terjadi pembusukan akar pengendalian ;pembuatan persemaian yanga baik pemberian air irigansi di musim kemarau pengunaan bibit berumur lenih dari 11 bulan pencegahan dengan dengan pengunaan Natural Glio.
b.Garis Kuning
Penyebab;fusarium oxysporumbagian di serang daun
Gejala; bulatan ovel berwarna kuning pucat menggelilingi warna coklat pada daun.daun menggering penggendalian inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda pencegahan dengan pengunaan natural Glio semenjak awal.
c.Dry Basal Rot
Penyebab Ceratocyctis paradoxa bagian di serang batang ,grjala pelepah mudah patah daun membusuk dan kering daun muda mati dan kering .pengendalian adalah dengan menanam bibit yang telah di inokulasi penyakit.
catatan ; jika pengendalian hama penyakit hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum megatasi dapat dipergunakan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan perekat perata AERO 810 ,dosis ml[1/2 tutup ]/pertangi penyemprotan herbisida [untuk gulma] agar lebih efektif dan efesin dapat di campur perekat perata AERO 810 ,DOSIS +5ml [1/2 tutup]tangi.
5.Panen
Mulai berubah setealh 2,5tahun dan masak 5,5bulan setelah penyuburan ,dapat di panen jika tanaman telah berumur 31 bulan .setidaknya 60% buah telah matang panen .ciri tanda matang panen adalah sedikitnya ada 5 buah yang lepas /jatuh dari tandan yang beratnya kurang dari 10 kg atau setidaknya ada 10 buah yang lepas dari tanda yang berat 10 kg atau lebih .
SYARAT TUMBUH KELAPA SAWIT
1.IKLIM
Lumayan penyinaran matahari berkisar 5-7 jam / hari
curah hujan tahunan rata rata 1.500-4.000 mm.
temperatur optimal pada 24-280 c.
Ketinggian tempat yang ideal diantara 1-500 mdpl.
Kecepatan anggin rata" 5-6 km/jam untuk membantu penyerbukan.
2 . Media Tanam .
Tanah yang baik yang mengandung banyak lempung ,mempunyai aerasi yang baik dan juga subur.memiliki sistem drainase yang baik,air tanahnya dalam ,solum juga cukup dalam [80 cm ]
pH 4-6 dan tanahnya pun tidak berbatu.
Tanah Latosol Aluvial dan Ultisol ,tanah gambut dataran pantai dan muara sungai juga dapat dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit.
Teknik dan cara budidaya kelapa sawit.
1. PEMBIBITAN KELAPA SAWIT
1.1Pemyemaian
Kecambah di masukan polibag 12 x23 atau 15 x23 cm berisi 1,5 -2,0 kg tanah lapisan atas yang telah di ayak .kencambah ditanam sedalam 2 cm.tanah di polibag haruss selalu lembab ,simpan polibag di bedengan denagn diameter 120 cm.setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun 4-5 helai bibit dipindahtanamkan .
Bibit dari dederan dipindahkan ke polibag 40 x50 cm setebal 0,11 mm yang berisi 15-30 kg tanah lapisan atas yang di ayak .sebelum bibit di tanam ,siram tanah dengan POC NASA 5 ml atau 0,5 tutup per liter air .polibag diatur dalam posisi segitiga sama sama sisi dengan jarak 90 x 90 cm.
1.2 Pemeliharaan Pembibitan
Penyiraman di lakukan dua kali sehari .penyiangan 2-3 kali sebulan atau di sesuaikan dengan pertumbuhan gulma.Bibit tidak normal .berpenyakit dan mempunyai kelainan genetis harus di buang .seleksi di lakukan pada umur 4 dan 9 bulan .
Pemupukan pada saat pembibitan sebagai berikut;
Catatan ; akan lebih baik pembibitan diselingi diselingi/ditambah supernasa
1-3kali dengan dosis 1 botol untuk +400 bibit 1botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter [4000ml]air di jadikan larutan induk tadi untuk penyiraman
2.Teknik Penaman Kelapa Sawit
2.1Penentuan Pola Tanaman
Plola tanah dapat monokultur ataupun tumpangsari Tanaman penutup tanah [legume cover cropLCC]
pada areal tanaman kelapa sawitdangat penting karena dapat memperbaiki sifat siaft ,kimia dan biologis tanah,mencegah erosi,mempertahankan kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan tanaman pengganggu [gulma.]
penanaman tanaman kacang kacangan sebaiknya dilaksanakan segera setelah persiapan lahan selesai.
2.2 Pembubuatan Lubang Tanam
Lubang tanam di buat beberapa hari sebelum tanam dengan ukuran 50x40 cm sedam 40cm .sisa galian tanah atas [20cm] dipisahkan dari tanah bawah.jarak 9x9x9m .areal berbukit ,dibuat teras melingkar bukit dan lubang berjarak 1,5m dari sisi lereng.
2.3 Cara Penaman
Penanaman di awal musim hujan ,setelah hujan turun dengan teratur,sehari sebelum tanam ,siram bibit pada polibag,Lepaskan plastik polibag hati hati dan masukan bibit kedalam lubang .Tabuarkan Natural Glio yang sudah di kembangbiakkan .dalam pupuk kandang selama +1 minggu sekitar perakaran tanaman.segera di timbundengan galihan tanah atas.siramkan poc nasa secara merata dengan dosis + 5-10ml/liter air setiap pohon atau semprot [dosis 3-4 tutup/tangki ].Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPERNASA adapun cara penggunaan supernasa adalah sebagai berikut ;1 botol SUPERNASA di encerkan dalam 2 liter[2000 ml] air di jadikan larutan induk .kemudian setiap 1 liter air diberi 10ml larutan induk tadi untuk pnyiraman setiap pohon.
3 .Pemeliharaan tanaman Kelapa sawit
3.1 Penyulaman dan penjarangan
Tanaman mati di sulam dengan bibit umur 10-14 bulan populasi 1 hektar + 135-145 pohon agar tidak ada persaingan sinar matahari
3.2 Penyiangan
Tanah di sekitar pohon harus bersih dari gulma.
3.3 Pemupukan
Anjuran pemupukan sebagai berikut ;
Pupuk Makro
NB; pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan [september -oktober ]dan kedua di akhir musim hujan [maret- april]
POC NASA
a.DOSIS POC NASA MULAI AWAL TANAM
b. Dosis nasa pada tanaman yang sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POCNASA
Tahap 1.Aplikasi 3-4 kali berturut turut dengan interval 1-2 bln dosis 3-4tutup/pohonTahap 2.Aplikasi 3-4 bulan sekali ,dosis 3-4 tutup/pohon
Catatan ;akan lebih baik pemberian diselingi /ditambah supernasa 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botoluntuk +200 tanaman cara lihat teknik penanaman [poin 3.2.3]
3.4 Pemangkasan Daun
Terdapat tiga jenis pengkasan yaiyu;
a.Pengmangkasan pasir
Membuangan daun kering ,buah pertama,atau buah waktu tanaman berumur 16-20 bulan
b. Pemangkasan produksi
Memotong daun yang tumbuhnya saling menumpuk [sanggo dua] untuk persiapan panen umur 20-28 bulan .
c.Pemangkasan Pemeliharaan .
Membuang daun daun songgo dua secara rutin sehingga pada pokok tanaman hanya terdapat sejumlah 28-54 helai.
3.5 Kasstrasi Bunga
memotong bungga bungga jatan dan betina yg tumbuh pada waktu tanaman berumur 12-20 bulan
3.6 .Penyerbukan Buatan
Untuk mengoptimalkan jumlah tandan yang berubah di bantu penyerbukan buatan oleh manusia atau serangga .
a. Penyerbukan oleh manusia
Dilakukan saat tanaman berumur 2-7 minggu pada bunga betina yang sedang represif [bunga betina siap untuk diserbuki oleh serbuk sari jantan ] ciri bunga represif diserbuki oleh serbuk sari jantan ].
ciri bunga represif adalah kepala putik terbuka,warna kepala putik kemerah merahan dan berlendir.
Cara Penyerbukan ;
Bak selundan bunga.
Campurkan serbuk sari dengan talk murni [1;2]serbuk di ambil dari pohon yang baik dan biasanya sudah di siapkan di laboratorium ,sermprotkan serbuk sari pada kepala putik dengan menggunakan baby duster/puffer .
b.Penyerbukan oleh serangga penyerbuk kepala sawit serangga penyerbuk Elaeidobius camerunicus tertarik pada bau bungga jantan.serangga di lepas saat bungga betina sedang represif keunggulan cara ini adalah tandan buah lebih besar ,bentuk buah lebih sempurna ,produksi minyak lebih 15 % dan produksi inti [ minyak inti ] meningkat sampai 30%
4. Hama dan Penyakit Kelapa Sawit
4.1 Hama
a. Hama Tungau
penyebab ; tungau [ oligonychus] bagian diserang adalah daun .gejala daun menjadi mengkilap dan berwarna bronz.penggendalian ; semprot pestona atau natural BVR.
b.Ulat Setora
Penyebab;setora nitens Bagian yang di serang adalah daun Gejala daun di makan sehingga tersisa lidinya saja.
penggendalian ; penyemprotan dengan PESTONA .
4.2 Penyakit
a.root Blast
Penyebab ;RHIZOCTONIA LAMELLIFERA dan Phythium sp bagian di serang akar.gejala;bibit di persemaian mati medadak .tanaman dewasa layu dan mati.terjadi pembusukan akar pengendalian ;pembuatan persemaian yanga baik pemberian air irigansi di musim kemarau pengunaan bibit berumur lenih dari 11 bulan pencegahan dengan dengan pengunaan Natural Glio.
b.Garis Kuning
Penyebab;fusarium oxysporumbagian di serang daun
Gejala; bulatan ovel berwarna kuning pucat menggelilingi warna coklat pada daun.daun menggering penggendalian inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda pencegahan dengan pengunaan natural Glio semenjak awal.
c.Dry Basal Rot
Penyebab Ceratocyctis paradoxa bagian di serang batang ,grjala pelepah mudah patah daun membusuk dan kering daun muda mati dan kering .pengendalian adalah dengan menanam bibit yang telah di inokulasi penyakit.
catatan ; jika pengendalian hama penyakit hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum megatasi dapat dipergunakan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan perekat perata AERO 810 ,dosis ml[1/2 tutup ]/pertangi penyemprotan herbisida [untuk gulma] agar lebih efektif dan efesin dapat di campur perekat perata AERO 810 ,DOSIS +5ml [1/2 tutup]tangi.
5.Panen
Mulai berubah setealh 2,5tahun dan masak 5,5bulan setelah penyuburan ,dapat di panen jika tanaman telah berumur 31 bulan .setidaknya 60% buah telah matang panen .ciri tanda matang panen adalah sedikitnya ada 5 buah yang lepas /jatuh dari tandan yang beratnya kurang dari 10 kg atau setidaknya ada 10 buah yang lepas dari tanda yang berat 10 kg atau lebih .

UNTUK PEMESANAN PRODUKNYA HUBUNGI
RIDA /SUDJOKO
DISTRIBUTOR RESMI
ALAMAT
DESA.PAGU DSN .KAUMAN
KEC.PAGU RT.1 TW .1
KEDIRI JATIM
WA;0852 3127 1500
WA;0852 0203 3625
BB; D8A6D082
ADD FACEBOOK KAMI
https://www.facebook.com/febry.rida.5
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Cara Budidaya Kelapa Sawit
Ditulis oleh DISTRIBUTOR NASA PASAR PAGU KEDIRI
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://jualpupukorganiknasapagukediri.blogspot.com/2017/04/cara-budidaya-kelapa-sawit.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh DISTRIBUTOR NASA PASAR PAGU KEDIRI
Rating Blog 5 dari 5
0 comments:
Post a Comment